歌词
Apa yang ada, jarang disyukuri
Apa yang tiada, sering dirisaukan
Nikmat yang dikecap baru kan terasa
Bila hilang
Apa yang diburu, timbul rasa jemu
Bila sudah di dalam genggaman
(Ha-ah-ah, ha-ah-ah)
Dunia ibarat air laut
Diminum hanya menambah haus
Nafsu bagaikan fatamorgana
Di padang pasir
Panas yang membahang disangka air
Dunia dan nafsu bagai bayang-bayang
Dilihat ada, ditangkap hilang
Tuhan, leraikalah dunia
Yang mendiam di dalam hatiku (hatiku)
Kerana di situ tidak ku mampu
Mengumpul dua cinta
Hanya cintamu (hanya cintamu), ku harap tumbuh
Dibajai bangkai dunia yang ku bunuh
Apa yang ada, jarang disyukuri
Apa yang tiada, sering dirisaukan
Nikmat yang dikecap baru kan terasa
Bila hilang
Apa yang diburu, timbul rasa jemu
Bila sudah di dalam genggaman
(Ha-ah-ah, ha-ah-ah)
Tuhan, leraikalah dunia
Yang mendiam di dalam hatiku (hatiku)
Kerana di situ tidak ku mampu
Mengumpul dua cinta
Hanya cintamu (hanya cintamu), ku harap tumbuh
Dibajai bangkai dunia yang ku bunuh
Hanya cintamu (hanya cintamu), ku harap tumbuh
Dibajai bangkai dunia yang ku bunuh
Hanya cintamu (hanya cintamu), ku harap tumbuh
Dibajai bangkai dunia yang ku bunuh